Cerita Dewasa Indonesia

Kumpulan Cerita Dewasa dan Cerita Seks Indonesia

Perkosa 2 Cewek Kost Yang Perawan

Memperkosa Dua Gadis Kost Yang Perawan dan Direkam

Sudah lama aku dan beberapa temanku mengincar sebuah kost putri yang masih baru didaerahku. Daerah dekat kampungku terdapat perumahan yang masih tergolong baru dan tempatnya cukup terpencil ditengah sawah yang kebetulan belum banyak berpenghuni. Hanya ada 5 rumah yang baru dibangun, dan yang ditempati baru satu dan itupun ditempati oleh 4 orang cewek yang kebetulan kost disitu. Kami sering memperhatikan mereka pada saat mereka sering lewat membeli barang kebutuhan dikampungku. Mereka semua cantik cantik dan putih. Belakangan kami mulai mengenal nama nama mereka. Mereka semua berasal dari luar daerah yang baru masuk kuliah semester pertama.

Suatu malam pada saat aku ,Jono,Bimbim,Mario sedang minum minuman keras salah seorang cewek penghuni kost yang bernama Mia baru saja melewati kami memakai kaos ketat dan celana pendek. Timbul pikiran jahat dibenakku dan kucetuskan pada teman-temanku.

“Wah Jon….cakep dan sexi juga ya penghuni kost itu..?” pancingku.
“iya tuh..sexi banget….wah sayang karena orang kayak kita kan bisanya cuman
ngeliat aja…”
Bimbim pun menimpali ” Bener cewek gitu ga bakalan mau sama orang kayak kita kita Jon..”

Lalu aku kemabali memancing mereka..”Klo emang ga mau kenapa gak kita perkosa aja sekalian rame-rame..kan bukannya dia juga ga bakalan jadi milik kita….?”

“Gila loh ….entar dipenjara gimana..?” sahut Mario.

“Ga bakalan ….. asal tahu caranya bro…” Sahutku

“Maksud loe gimana Denny..?” Tanya Bimbim.

Aku mengeluarkan sebuah handycam dari tasku dan beberapa tutup kepala yang memang sudah lama aku siapkan

“Ini nih jurus ampuh memperkosa tanpa takut dilaporkan kepolisi..mau tahu caranya..?” Aku berkata kepada Mario “Kamu bisa gunakan ini kan..Mar.?” Mario tersenyum simpul dan mengangguk. “Jadi kita gunakan kamera ini saat kita memperkosa mereka dan kita gunakan sebagai ancaman klo mereka berani melapor..!!!!” Dan aksi itupun tak lama akan Dimulai……

Waktu menunjukkan pukul 22.30, perlahan kami satu persatu memanjat dinding belakang kost putri yang tidak terlalu tinggi itu. Pelan pelan kubuka pintu dapur yang tidak terkunci dan menuju kedalam pelan pelan diikuti oleh teman temanku. Aku melihat hanya ada 2 motor yang terparkir berarti hanya ada dua penghuni kost saat ini.

Darahku terkesiap ketika melihat salah satu kamar tidak terkunci dengan pintu sedikit terbuka, aku melihat Mia sedang tidur dengan paha mulus putihnya yang terbuka. Aku segera membagi 2 kelompok masing masing dua orang. Aku dan Mario memasuki kamar Mia dan kelompok kedua Bimbim dengan Jono mengetuk kamar Reni.

Bimbim mengetuk kamar Reni perlahan..rupanya Mia terbangun terlebih dahulu karena kamar mereka bersebelahan. namun aku dan Mario sudah bersiap dan segera menempelkan golok dileher Mia. “Diem lo jangan bertingkah..!!!!!!” Mia terkejut dan masih terdiam. “Coba panggil temen kamu yang masih tidur dari sini..!!” wajah Mia pucat dan dengan gemetar memanggil temannya, “Ren…bangun Reniii…tolongin gue Reenn…” panggil Mia dengan suara gemetar. Sementara Bimbim masih mengetuk kamar Reni.

Tak lama pintu dibuka dan Bimbim langsung menyergap Reni sambil menempelkan goloknya pula.Reni terkejut dan langsung pucat, dia tidak berani berteriak.

“Ringkus dan ikat dia dengan lakban Bimbim..!! Biar dia menikmati tontonan gratis antara aku dan temannya ha..ha..ha…” perintahku.

Setelah Reni diringkus oleh kedua temanku, aku segera memakai topengku dan memberi isyarat ke Mario supaya menyalakan handycam.

Mia semakin pucat dan mulai memohon “Ampun bang …tolong jangan perkosa kami..ini kami ada sedikit uang untuk Abang..ambil semua yang Abang mau tapi tolong jangan perkosa kami bang..” Kata Mia hampir menangis.

Aku tampar wajah Mia, “Diem loh jangan berisik..!!” lalu mendorong tubuh mungil Mia keatas tempat tidurnya yang indah. Mia mulai terisak, aku tak perduli. Cerita Hot

Aku segera meraih daster tipisnya dan kurobek dengan kasar. Mia mencoba berguling kesamping sambil menutupi daerah dadanya sambil menyembunyikan wajahnya yang manis. Aku segera meraih tubuhnya dan kutelentangkan dengan paksa. Aku membuka silangan tangan didada Mia dan dengan kasar sekali lagi aku merobek BH Mia yang hanya berukuran 32 B.Tampaklah kedua bukit indah yang mungil dengan puting susu yang memerah.

“Singkirkan tangan elo sekarang atau gua pukul lagi kamu..!!” perlahan lahan Mia menurut. Aku mulai meremas dan menciumi buah dada indah itu, sementara Mia masih terisak.Reni yang terbelenggu dipaksa kedua temanku untuk melihat semua kejadian itu. Aku membuka seluruh pakaianku, dan aku menjambak rambut Mia sehingga wajahnya terangkat.

“Nih kulum penis gue..awas klo ga mau gue bunuh kamu sekarang juga..!!!” Katak

Mia menurut.. Oooh betapa nikmat rasanya ketika mulut mungil berbibir tipis itu mulai mengulum penisku. “Heh..setan!! Awas jangankena gigi elo rasanya sakit tahu…!!!” aku memaklumi karena mungkin Mia baru pertama kali ini mengulum penis seorang cowok. Dan aku segera memaju mundurkan wajah Mia dipenisku dengan menjambak rambutnya. Tanpa membuang waktu lagi aku segera memerintahkan kedua temanku untuk melepaskan Reni dan membuka lakban dimulutnya. Aku memerintahkan Reni supaya masuk keranjang dimana Mia sedang mengulum penisku.

“Buka bajumu…dan jilat vagina temanmu ini..awas kalau tidak mau menurut gue bunuh kamu sekarang juga..!!’ Kataku. Bimbim dan Jono terkekeh melihatku.
“Bisa aja kamu Denny..wah wah..wah sekali dapet dua lalat nih ayo terusin Denny..!!”
kata mereka.
Mario masih menyorot semua kejadian itu dengan handycamku.

Bimbim dan Jono mulai melepaskan semua pakaian mereka dan mengocok penis mereka , rupanya mereka juga terangsang melihatku.

Seperti perintahku setelah aku mengatur posisi sedemikian rupa, Reni mulai menjilati vagina Mia dengan ragu-ragu. “Ayo yang mesra jilatin vagina Mia..!! Kalau tidak bisa kupotong lidahmu ..!!” gertakku. Reni menuruti kata kataku. Wajahnya semakin pucat dan hampir menangis. Setelah dia menjilati vagina Mia, rupanya kuluman Mia pada penisku mulai kacau, oleh sebab kenikmatan yang ditimbulkan Reni pada vaginanya. Aku tersenyum melihatnya.

Birahiku segera memuncak dan segera ingin meperkosa vagina milik Mia yang terlihat sempit itu. Kemudian aku menyuruh Mia untuk berhenti dan tidur terlentang. Aku menyuruh Reni untuk meletakkan vaginanya diatas mulut Mia.

“Nah sekarang gantian elo yang jilatin vagina milik Reni..jangan mau enaknya saja ya..!!” Mia pucat tapi dia menurut. wajah Mia terbenam diselangkangan milik Reni sementara mereka semua hanya terdiam ketakutan menuruti perintahku. Aku memposisikan penisku divagina Mia, sambil terus berusaha menyodok vaginanya aku terus meremas dan menciumi buah dada Reni yang berukuran sedang dan indah pula.

Lubang Mia masih terasa begitu sempit,walaupun terlihat kesakitan dia masih terus berusaha menjilati vagina Reni. Lubang milik Mia sudah basah akibat jilatan Reni tadi, dan Drrrt..drrt..drrt.aku segera memompa memasukkan penisku dalam vagina perawan milik Mia. Sempit sekali rasanya sehingga menimbulkan sensasi nikmat yang luar biasa dipenisku.

“Aah..tolong sudah bang sakit bang…aduh..sakit bang..tolong…!!” Jerit Mia

Bimbim segera mendatangi Mia dan menampar mulutnya ..PLAK..!!!

“Diem Loe dan jangan coba coba bersuara lagi..!! Jilatin terus memek temen kamu itu!!!” kata Bimbim.

Air mata Mia tak dapat dibendung lagi menahan perih, dan aku semakin tak peduli. Semakin cepat aku memompa penisku dalam vaginanya, sambil aku terus meremas dan mencium buah dada Reni yang vaginanya masih terus dijilatin oleh Mia.

Sepuluh menit kemudian …..Crrooot ! spermaku tumpah didalam vagina Mia. Aku mengentikan aktivitas penisku didalam vagina Mia. Terasa berdenyut denyut nikmat dinding vagina Mia. Sementara*aku berhenti kini rupanya giliran Reni yang tiba tiba mengejang …rupanya dia juga mengalami orgasme karena jilatan Mia pada vaginanya.

Melihat hal itu aku jadi kembali terangsang dan penisku bangkit berdiri lagi. Aku menyuruh mereka bertukar posisi. Sekarang posisi Mia ditempati oleh Reni begitu pula sebaliknya. sekarang vagina Mia-lah yang dijilatin oleh Reni. Darah keperawanan Mia masih meleleh dipahanya bercampur spermaku. Aku mmerintahkan Reni untuk menjilati bersih sperma bercampur darahku dipaha Mia. Reni yang ketakutan itu hanya menurut sambil menangis, sesekali terlihat dia seperti mau muntah namun ditahannya.

“Awas klo elo sampai muntah gue keluarin semua isi perut eloe..ngerti..?” ancamku pada Reni. Gadis itu semakin ketakutan.

Kini penisku sudah berada dibibir vagina Reni, sementara Reni masih menjilatin vagina milik Mia yang baru saja kehilangan keperawanannya , aku terus mencumbu dan meremas dada Mia.

vagina Reni rupanya memang lebih sempit, aku sampai kesulitan beberapa kali membobol keperawanan miliknya. Sampai aku akhirnya benar-benar memaksa penisku barulah aku dapat menembus vagina Reni. Jujur saja ketika memerawani Reni penisku agak sakit karena memang vagina Reni lebih sempit dari vagina milik Mia. Setelah beberapa saat setelah penisku berada dalam vagina Reni yang sudah berdenyut dari sejak awal perawannya kubobol, aku mulai menggerakkan penisku maju mundur . Gilaaa…!! vagina Reni lebih nikmat dari vagina Mia karena memang bentuk tubuh Reni lebih kecil dari bentuk tubuh Mia.

Setengah jam aku memompa vagina Reni sampai akhirnya aku memuntahkan spermaku jauh labih banyak daripada spermaku di vagina Mia. Setelah aku menghabiskan spermaku diliang vagina Reni , aku meyuruh Mia untuk kembali mengulum penisku membersihkan sisa darah keperawanan Reni yang masih melekat di penisku.

Lalu aku berpaling kepada ktiga temanku yang sudah menunggu dengan telanjang dan masing masing penis yang sudah ngaceng.

“Bagaimana..  ?” Tanyaku……”
“Hebat Denny…….sampai sampai gue ama Jono udah ga tahan niiih…!!!” Kata Bimbim

“sabar..sabar dulu ya kalian pasti akan menerima bagian masing masing..”

“biar mereka bersihkan vagina mereka dahulu ….ya..?” Kataku

Bimbim sudah tidak sabar lagi, namun aku mencegahnya.

“Coba lihat dulu ini…”

Lalu aku segera memerintahkan kedua gadis itu untuk saling menjilati vagina temannnya hingga bersih.

Bimbim tertawa lebar”ha.ha..ha..betul juga maksud elo Denny..masa kami dikasih bekas kecap elo…ha..ha..ha”

Setelah mereka melihat kedua vagina milik Reni dan Mia sudah terlihat bersih dari spermaku dan ceceran darah keperawanan mereka yang masih menempel dipaha. Bimbim dan Jono segera menyergap dan meperkosa kedua gadis malang itu, dilanjutkan dengan acara bertukar pasangan dan tak ketinggalan pula Riko sang ‘kameramen’ yang merekam semua adegan pemerkosaan itu.

Setelah hari menjelang subuh kami menguras seluruh harta kedua gadis itu termasuk motor ATM dan nomer Pin serta perhiasan yang tidak sedikit jumlahnya. Maklum sepertinya mereka anak orang kaya. Sebelum meninggalkan mereka aku sempat mengancam, kalau berani amcam-macam, adegan pemerkosaan itu akan kami sebarluaskan. Setelah itu kami semua pergi meninggalkan mereka hingga beberapa bulan lamanya.

Rupanya rahasia itu masih tersimpan rapi oleh mereka, karena setelah sekian lama kami merantau dan memutuskan untuk pulang kampung ternyata tidak ada tanda tanda bahwa kami dicari oleh pihak kepolisian. Hanya saja Mia dan Reni sudah tidak bertempat tinggal dokostnya lagi, rupanya mereka telah pindah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

cerita dewasa cerita seks cerita hot Cerita Dewasa Indonesia © 2017 Frontier Theme