Cerita Dewasa Indonesia

Kumpulan Cerita Dewasa dan Cerita Seks Indonesia

Menikmati Tubuh Indah Seorang Model

Menikmati Tubuh Indah Seorang Model

Menikmati Tubuh Indah Seorang Model

CERITADEWASAINDONESIA – Aku mungkin sudah banyak malang melintang di dunia fotografer, kamar yang sebagian orang tabu untuk dibuka dan bisa aku foto “kenapa dibilang tabu” karena pasangan yang aku foto dalam keadaan ML. Bukan apa-apa karena gak tau pasangan itu pengen mengabadikan gaya sex mereka dalam sebuah album yang ”historisnya” tinggi dan ini adalah konsumsi pribadi mereka.

Bayaran lumayan Gede waktu itu, Honor yang lumayan bisa buat kencan dan mesum sama pacar-pacar. Lebih dari 2 pacarku, maklum aku fotografer setiap ada model cakep yang pengen orbit dan cepat tenar kadang aku bumbu-bumbuin otomatis juga dia sering kasih tips mesum .

Minimal ”Cium gratis” enak juga mereka semua kan model, tidak usah minta no Hp yang ribet-ribet mereka sendiri yang pengen save no aku, kayak artis juga. He ngomong-Ngomong dalam karirku aku mengalami kejadian sex yang bikin aku konak saat itu, berikut cerita ngewe selengkapnya :

“Ayo sayang ngangkang, jangan malu, buka lebar kakinya …” pinta Soleh . “ ah .. jangan lebar lebar dong , malu ..” jawab si gadis . Soleh pun membidik dan memfoto , pose erotis gadis itu dengan camera digitalnya.

Menikmati Tubuh Indah Seorang Model

“gak usah malu sayang, punya body oke gak apa apa dong di tonton..” ujar Soleh lagi. “ oke sekarang coba nungging, dan buka deh kakinya agak lebar ..” pinta Soleh lagi. Gadis itu menurut, “ seperti ini ..”.

“yah, begitu, bagus banget deh pantat kamu, sangat sexy ..” ujar Soleh, sambil memfoto pose itu beberapa kali .

Mungkin Soleh juga gak tahan lagi, dan dia meraba vagina gadis itu. “ ahh mesum … jangan ahh … “ gadis itu mulai bersuara, dan merubah posisinya. Gadis kembali duduk di atas ranjang hotel itu, dan kembali Soleh memfoto beberapa shoot lagi.

“udah ah, waktunya sudah habis..” gadis itu berjalan ke kamar mandi dan mengunci pintu. Soleh hanya tersenyum saja.

Tak lama Gadis itu sudah rapi berpakaian kembali, dengan t shirt dan rok mini sexy nya itu.

“ Soleh eloe benar kan, bisa promosiin gua supaya bisa ikut main sinetron“ tanya Gadis itu.
“ Tenang aja Ning , gua kenal ma banyak produser film …” jawab Soleh.
“ benar yah …” kata Rafi, dan gadis itu bersemangat .

Tangan Soleh pun mulai nakal, dan meraba paha mulus Rafi.“ ih, Soleh, kamu genit dan mesum yah …” ujar Rafi. Tak hanya di situ, Soleh pun memarkirkan bibirnya di bibir indah Rafi. Rafi tak menolak diajak mesum , mereka pun berciuman dengan nafsu.

Tangan Rafi cukup agresif, meraba raba selangkangan Soleh. Dan perlahan membuka zippernya, Hingga penis Soleh mencuat keluar dari balik celana boxer. “ ihh , besar banget sih , punya kamu ..” seru Rafi.

“ kamu sukakan, sayang..” ujar Soleh. Rafi tersenyum, dan memainkan penis Soleh yang sudah tegang itu.

Sedangkan tangan Soleh juga terlihat sudah berada di balik rok mini Rafi. “ ahh, kamu, jahat, bikin saya nafsu aja nih..” guman Rafi. Soleh hanya terenyum, dan Rafi mulai mengubah posisi, lidahnya menjulur, menyentuh ujung penis Soleh. “ ohh….. “Soleh melenguh.

Rafi terus memainkan ujung penis Soleh, dengan lidahnya, sesaat kemudian, mulai mengulumnya. “ yes babe , yes ..” desah Soleh, sambil ikut mengoyangkan pantatnya. Sambil kedua tangan Soleh, melepas t shirt Rafi, yang jongkok di hadapannya. Dan tangan Soleh mulai meraba raba buah dada, Rafi yang montok, dan tampak sexy itu.

Gerakan Rafi, semakin hot, memberi Soleh the best blowjob dengan harapan Soleh akan membatunya masuk ke duania showbizz. Tangan Soleh, juga terus memainkan buah dada Rafi, meremas, remas, dan memainkan putting susunya yang tampak menonjol terangsang itu.

Tubuh Rafi pun terlihat mengelijing, sambil terus mengulum penis Soleh. Sepuluh menit berlalu, Soleh sudah semakin dekat ke puncak birahinya , kini kedua tangannya , memegang kepala Rafi , dan menguyangkan kepalanya muju dan mundur . “

oh .. ..oh…” Soleh melenguh, dan Rafi menerima dengan nafsu setiap desakan penis besar soleh di mulutnya .

“ohh, gua sudah mau keluar..” erang Soleh. Sambil mempercepat gerakkan bokongnya. Penisnya bergerak cepat di dalam mulut Rafi, dan tak lama, Soleh terdiam. Rafi memejamkan matanya, dan merasakan semburan hangat, dalam mulutnya.

Rafi segera berlari ke toilet, membersihkan mulutnya, sedang Soleh terduduk lemas. Tapi itu tak lama, setelah Rafi keluar dari toilet, Soleh langsung menyambutnya, dan melumat bibirnya dengan nafsu.

Rafi memang cantik, di usianya yang menginjak 27 tahun, tubuhnya sexy dan matang. Rambutnya yang sebahu, selalu tertata rapi. Tangan Soleh pun melepas releting rok mini yang di kenakan Rafi. Lalu jari jari nakal Soleh, mulai mengelus elus selangkangan Rafi, yang masih terbalut celana dalam hitam mininya . “ih … ahh….” desah Rafi, yang berdiri, sambil memegang pundak Soleh.

Tangan Soleh pun tak sabar, memelorotkan celana dalam Rafi. Terlihat bulu bulu, yang menghias bukit vaginanya. Jari Soleh bergerak, meraba belahan vagina Rafi. Mencari daerah sensitif organ rahasia Rafi. “ shhhh… ahh….”desah Rafi. Jari Soleh pun mengesek klitoris Rafi , membuat Rafi semakin mendesah .

Jari jari Soleh tidak hanya mengesek, namun bergerak masuk keliang vagina Rafi “ohh … ohh…. .. ohh…” desah nya. Jari jari Soleh lincah bergerak, membuat Rafi semakin mendesah desah kenikmatan.

Jari jari yang basah itu terus keluar masuk liang vagina Rafi, hingga Rafi di buatnya tak bisa bertahan. “ ahh.. udah .., saya gak kuat di giniin…ahh…” desah Rafi.

Yang membuat Soleh semakin mempercapat gerakan jarinya , dalam vagina Rafi yang semakin basah. “ ahh … udah..ah… “.Dan tiba tiba, tubuh Rafi mengejang, dan seakan tulangnya lepas, dan Rafi terduduk di lantai karpet kamar hotel itu.

Kembali Soleh , menarik tangannya, hingga Rafi berdiri, dan duduk di pangkuan Soleh, dan Soleh melumat bibir Rafi dengan nafsu. Bibir mereka menempel erat, dan lidah mereka berpilin pilin, beberapa saat, hingga Soleh, merebahkan tubuh Rafi, yang sudah separuhnya bugil, di kasur empuk hotel itu.

Kedua kaki Rafi di buka lebar oleh Soleh, vaginanya yang memerah, dengan liang vagina yang siap santap. Soleh pun mulai mengarahkan penisnya, mendekat liang vagina Rafi, dan semakin mendekat .

“ ahh .. soleh .. pelan pelan ..dong.. …” ujar Rafi. Soleh hanya tersenyum, dan terus mendesak penis besarnya ke dalam vagina Rafi, gadis yang cantik itu. “ ohh .. .. ohh… “ erang Rafi , menikmati desakan hardware milik Soleh itu .

Soleh pun mulai dengan goyangan saktinya, mendorong, dan menarik, membuat tubuh Rafi, mengelijing, dan mulutnya mendesah desah . Gerakan Soleh pun semakin cepat, dan Rafi semakin menikmati gerakan Soleh, seakan di bawa Soleh terbang jauh, melayang di langit kenikmatan .

Kembali Soleh , menarik tangannya, hingga Rafi berdiri, dan duduk di pangkuan Soleh, dan Soleh melumat bibir Rafi dengan nafsu. Bibir mereka menempel erat, dan lidah mereka berpilin pilin, beberapa saat, hingga Soleh, merebahkan tubuh Rafi, yang sudah separuhnya bugil, di kasur empuk hotel itu.

Kedua kaki Rafi di buka lebar oleh Soleh, vaginanya yang memerah, dengan liang vagina yang siap santap. Soleh pun mulai mengarahkan penisnya, mendekat liang vagina Rafi, dan semakin mendekat .

“ ahh .. soleh .. pelan pelan ..dong.. …” ujar Rafi. Soleh hanya tersenyum, dan terus mendesak penis besarnya ke dalam vagina Rafi, gadis yang cantik itu. “ ohh .. .. ohh… “ erang Rafi , menikmati desakan kontol milik Soleh itu . Soleh pun mulai dengan goyangan saktinya, mendorong, dan menarik, membuat tubuh Rafi, mengelijing, dan mulutnya mendesah desah .

Gerakan mesum si Soleh pun semakin cepat, dan Rafi semakin menikmati gerakan Soleh, seakan di bawa Soleh terbang jauh, melayang di langit kenikmatan . END

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

cerita dewasa cerita seks cerita hot Cerita Dewasa Indonesia © 2017 Frontier Theme